Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Korban Pelanggaran HAM Sesalkan Sikap Kejagung

Sumber: TRIBUNNEWS.COM | Tgl terbit: Kamis, 15 November 2012
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak keluarga korban kekerasan dan pelanggaran Hak Azasi Manusia(HAM) menyesalkan sikap Kejaksaan Agung yang mengembalikan berkas penyelidikan terkait kasus HAM.

"Tindakan Kejaksaan Agung ini adalah modus agar terjadi pembekuan perkara pelanggaran HAM berat," ujar Korban Peristiwa 65, Bejo Untung di kantor Kontras, Jakarta, Kamis(15/11/2012).

Bejo mengatakan alasan legal formal dari Kejaksaan Agung hanyalah argumentasi yang kerap diulang-ulang di berbagai berkas. Modus ini, lanjutnya, berlangsung sejak tahun 2002, saat pertama kali berkas penyelidikan Trisakti, Semanggi I dan Semanggi II dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Modus ini kemudian yang dijadikan justifikasi bagi kejaksaan untuk tidak melakukan penyidikan peristiwa Mei 1998, penculikan penghilangan paksa, Wasior Wamena, Talangsari serta peristiwa 65/66.

"Kami tidak pernah mendapatkan informasi apakah alasan-alasan tersebut dicarikan solusi hukum antara Komnas HAM dengan Kejaksaan Agung? Apakah pernah dilaporkan ke Presiden dan DPR? Kami juga pertanyakan anggaran penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM sementara hasilnya nol," ujarnya.

Kejaksaan Agung pun diminta memperbaiki diri dalam performa penuntasan kasus-kasus pelanggaran HAM yang berat di Indonesia agar tidak terulang perkara serupa


Kasus terkait Semanggi II 1999;:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,219 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org