Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
KontraS Terima Penghargaan dari Pemerintah Argentina

Sumber: ATJEHPOS.COM | Tgl terbit: Kamis, 15 November 2012

JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendapatkan penghargaan "Human Rights Prize Emilio F Mignino 2012" dari pemerintah Argentina.

Penghargaan diserahkan oleh Duta Besar Argentina untuk Indonesia, Javier Sanz de Urquiza, di kantor KontraS, Jakarta, Rabu sore 14 November 2012.

Mekanisme awal dilakukan oleh perwakilan Argentina di seluruh dunia. Mereka diminta untuk menyerahkan nama-nama individu dan organisasi yang dianggap layak, untuk kemudian diseleksi oleh komite khusus.

"Penghargaan ini adalah untuk yang ke-6 kalinya diberikan kepada individu atau organisasi yang gigih mengupayakan penegakan HAM di negaranya. Dari 50 institusi dan individu yang diseleksi pada tahun ini, Kementerian Luar Negeri Argentina â??yang mewakili pemerintah, menetapkan penghargaan "Human Rights Prize Emilio F Mignino 2012" diberikan untuk KontraS dari Indonesia," kata Duta Besar Urquiza kepada ATJEHPOSTcom.

Menurut Dubes Urquiza, keberadaan KontraS punya latar belakang yang baik dan sudah sangat dikenal secara internasional lewat jaringan yang mereka bentuk.

Mewakili korban dan keluarga korban, Koordinator KontraS Haris Azhar mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Argentina atas penghargaan tersebut.

Sebagai negara yang memiliki sejarah panjang kasus-kasus penghilangan orang secara paksa, kata Haris, upaya KontraS kini mendapatkan semangat, motivasi, dan dukungan yang lebih luas.

"Penghargaan ini semacam dorongan untuk terus bekerja mengadvokasi kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia, apalagi ini dari Argentina, negara yang punya sejarah panjang impunitas sampai hari ini, terutama untuk kasus-kasus penghilangan orang secara paksa," ungkap Haris.

Ia mencatat ada kemajuan yang sudah dicapai oleh Indonesia di bidang hukum dan HAM, namun kemajuan itu terjebak dalam situasi yang ambigu dan penerapan yang buruk.

Berdasarkan laporan berbagai media, kasus-kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia terus dipertanyakan penuntasannya oleh berbagai pihak di luar negeri; antara lain dalam sidang Dewan HAM PBB.

Kasus-kasus yang belum selesai, antara lain seperti kekerasan di Aceh, Ambon, dan Papua, peristiwa Mei 1998, serta pembunuhan terhadap aktivis sekaligus pendiri KontraS, Munir Said Thalib.(mrd)



Kasus terkait Tragedi Mei 1998;:


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Dilihat : 1,075 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org