Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
KontraS Desak Kejagung Lakukan Penyelidikan Kasus Semanggi II

Sumber: SKALANEWS.COM | Tgl terbit: Minggu, 23 September 2012

Skalanews - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan mendesak Kejaksaan Agung melakukan penyidikan atas Tragedi Semanggi II. Menurut KontraS kasus itu telah 13 tahun dikubur oleh pihak Kejagung.

Menurut staf Divisi Pemantauan Impunitas-KontraS M Daud dalam siaran pers yang diterima Skalanews, Minggu (23/9) Kejagung belum juga menindaklanjuti hasil penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia .

Padahal sejak 29 April 2002 lalu Komnas HAM telah memberikan kepada Jaksa Agung hasil penyelidikan atas Peristiwa Semanggi II (23-24 September 1999) yang digabung menjadi satu berkas dengan peristiwa Trisakti (12 Mei 1998) dan Semanggi I (13-15 November 1998).

Namun hingga kini hasil penyelidikan itu belum ditindaklanjuti.

"Sebuah fenomena yang janggal dan ironis dalam proses penegakan hukum, 10 tahun berkas hasil penyelidikan diendapkan tanpa adanya kepastian. Sehingga akses korban untuk mendapatkan keadilan menjadi semakin kabur,"tegasnya

Proses bolak-balik berkas yang terjadi antara Jaksa Agung-Komnas HAM, lanjut Daud lebih pada alasan politis, Jaksa Agung tidak pernah memberikan petunjuk yang jelas perihal hasil penyelidikan.

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia No. 18/PUU-V/2007 atas permohonan uji materil terhadap pasal dan penjelasan pasal 43 (2) UU No 26 tahun 2000 tentang Pengadilan HAM tidak pernah menjadi bahan pertimbangan Jaksa Agung untuk melakukan terobosan,

"Tidak dipatuhinya putusan MK memperlihatkan kepada publik watak yang khas dari Jaksa Agung yang bebal, inkonsisten dan melakukan pengingkaran atas penegakan hokum. Semua berkas hasil penyelidikan Komnas HAM atas bebagai peristiwa pelanggaran HAM berat masa lalu kandas di tangan Jaksa Agung,"bebernya.

Atas itulah KontraS mendesak agar Presiden harus segera mendorong Jaksa Agung untuk melakukan penyidikan demi kepastian hukum dan keadilan bagi korban,

"Mengingat sisa waktu Pemerintahan sudah memasuki tahun ke-3, namun belum ada langkah yang konstruktif yang dilakukan Presiden untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu,"pungkasnya.(Frida Astuti)



Kasus terkait Semanggi II 1999;:


Isu terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,254 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org