Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Lima Pelanggaran HAM di Limbang Jaya

Sumber: KOMPAS.COM | Tgl terbit: Jumat, 03 Agustus 2012

PALEMBANG, KOMPAS.com â?? Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat lima pelanggaran hak asasi manusia dalam bentrokan warga dengan polisi di Desa Limbang Jaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, 27 Juli lalu.

Kesimpulan diambil setelah Tim Komnas HAM melakukan investigasi selama empat hari. Hasilnya dipaparkan Wakil Ketua Komnas HAM Nurcholis yang juga mengetuai tim tersebut di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (3/8/2012).

Pelanggaran pertama adalah pelanggaran hak hidup. Hal ini karena peristiwa yang disertai penembakan oleh aparat Brigade Mobil (Brimob) tersebut menewaskan Angga bin Darmawan (12), yang diduga karena terkena peluru. Kedua adalah pelanggaran hak anak-anak untuk tak dilibatkan dalam kekerasan maupun konflik sosial.

"Karena yang tewas anak-anak, maka hak anak juga telah dilanggar," ucap Nurcholis. Ketiga adalah pelanggaran hak untuk tak diperlakukan kejam atau merendahkan martabat. Hal ini terkait kekerasan yang diterima beberapa warga oleh aparat.

Beberapa warga Desa Limbang Jaya melaporkan sempat dipukul, dicengkeram, dan ditendang oleh anggota kepolisian dalam peristiwa yang juga melukai setidaknya empat warga itu. Pelanggaran keempat adalah pelanggaran terhadap hak atas rasa aman.

Hal ini terkait meningkatnya eskalasi kekerasan pada periode 17-27 Juli di desa-desa sekitar PTPN VII Cinta Manis tersebut. Kekerasan ini berpangkal dari sengketa lahan antara warga dari 21 desa dengan PTPN VII Cinta Manis yang pecah menjadi bentrokan di Desa Limbang Jaya.

Dalam periode itu warga juga mengaku merasa terintimidasi oleh patroli maupun penggeledahan oleh pihak kepolisian. Pelanggaran kelima adalah pelanggaran hak kesehatan dan menerima pertolongan. Hal ini karena pada bentrokan di Limbang Jaya, sejumlah anggota polisi melarang warga menolong korban yang terluka. Salah satu korban dalam peristiwa itu, Rusman bin Alimin (45), juga mengalami cacat seumur hidup karena harus diamputasi lengan kirinya. Menurut Nurcholis, pelanggaran HAM yang terjadi belum termasuk pelanggaran HAM berat.



Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 813 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org