Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Kontras: Cari Pelaku Penembakan Misterius

Sumber: KBR68H.COM | Tgl terbit: Rabu, 25 Juli 2012

KBR68H, Jakarta - Setelah berkas-berkas hasil penyelidikan kasus Petrus (penembakan misterius) diserahkan oleh Komnas HAM ke Kejaksaan Agung, kini giliran pihak Kejaksaan Agung untuk mencari dan memeriksa, pihak atau pribadi yang dianggap bertanggung jawab atas kasus tersebut.

Demikian dikatakan Koordinator Kontras Haris Azhar, ketika ditanyakan pendapatnya soal laporan Komnas HAM tentang kasus Petrus tahun 1982 â?? 1985.
Menurut laporan Komnas HAM, diduga para pelaku adalah anggota TNI atau Polri, yang mungkin saja pada saat ini para pelaku tersebut, sudah meninggal dunia. Menurut Haris, bila pelaku sudah meninggal dunia, maka yang berlaku adalah prinsip pertanggungjawaban reparatif, artinya negara mengambil alih tanggung tersebut.

Laporan Komnas HAM menyebutkan, unsur pelanggaran HAM berat, yaitu meluas dan sistematis dalam kasus ini terpenuhi. Dalam kurun waktu tiga tahun (1982-1985), diperkirakan 1000 orang menjadi korban Petrus, dengan sebaran peristiwa umumnya di Jawa dan Sumatera. Hasil penyelidikan Komnas HAM menguatkan hasil investigasi Kontras, bahwa bahwa pada tahun 1983 terdapat 377 korban, tahun 1984 (100 korban), dan tahun 1985 (70 korban). Laporan tersebut juga menyebutkan, gambaran pelaku baik pada level individu maupun pada level pertanggungjawaban komando, mengarah pada institusi TNI dan polisi di masa lalu



Kasus terkait Penembakan Misterius 1985;:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 581 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org