Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Kasus Geng Motor, Polisi Diminta Pakai KUHP

Sumber: TEMPO.CO | Tgl terbit: Sabtu, 21 April 2012

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menyambut baik langkah Tentara Nasional Indonesia yang mengakui keterlibatan anggotanya dalam aksi geng motor. â??Semoga saja keempat anggota yang terlibat ini bukan tumbal,â? ujar Koordinator Eksekutif Kontras, Haris Azhar, saat dihubungi Jumat malam, 20 April 2012.

Haris mendesak agar kasus geng motor bisa diambil alih oleh pihak kepolisian dan para pelakunya bisa dijerat dengan hukum pidana umum, bukan militer. Hal ini, kata Haris, lantaran peristiwa pengeroyokan terjadi di ruang publik.

â??Kalau ada indikasi mereka menerima perintah dari komandannya, baru bisa digelar peradilan militer,â? katanya. Haris menilai aksi pengeroyokan geng motor bukanlah termasuk tindak kejahatan militer, sehingga para pelakunya bisa dijerat pelanggaran pidana umum.

â??Kalau motifnya balas dendam bisa dijerat dengan KUHP,â? ucapnya. Selama ini, lanjut Haris, anggota kerap berlindung di balik Undang-Undang No.31/1997 tentang Peradilan Militer bila ada anggotanya terlibat kasus pidana umum. Hal inilah, ucap Haris, yang kerap menyulitkan polisi untuk menindak anggota militer.

Sebelumnya Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal Waris mengungkapkan ada empat anggotanya yang terlibat dalam aksi geng motor. Keempat tentara dari Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Tanjung Priok ini mengaku hanya ikut-ikutan.

Keempat tentara ini adalah Serda Yogi Pramana, Serda Jaka Trima, Praka Mazuri, dan Pratu M. Khotibul Imam.

Pangdam mengatakan mereka terlibat saat aksi pengeroyokan di sejumlah titik di Jakarta Utara dan Pusat. Dalam peristiwa itu seorang pemuda bernama Anggi tewas di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat, Jumat dini hari, 13 April 2012.



Kasus terkait Tanjung Priok 1984;:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,251 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org