Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Kesatuan Kolektif akan Hidupkan Munir Kembali

Sumber: MEDIAINDONESIA.COM | Tgl terbit: Rabu, 07 September 2011

JAKARTA--MICOM: Jeli dalam melihat peluang untuk gerakan aktivis berpadu dengan keberanian yang tidak ada tandingannya.

Begitulah sosok Munir Said Thalib atau lebih dikenal dengan Cak Munir di mata mantan Kordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid.

Munir kini sudah tiada. Tepatnya pada 7 September 2004 atau 7 tahun yang lalu, ia diracun dan terbunuh di atas pesawat yang hendak membawanya ke 'Negeri Kincir Angin'. Upaya pengungkapan pembunuhan pria kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut lewat proses persidangan juga sudah dilalui.

Namun berbagai pihak, terutama kalangan aktivis hak asasi manusia (HAM) tidak puas akan hasil akhir dari proses hukum. Pasalnya, persidangan atas pembunuhan yang terbukti teroganisir tersebut tidak menyentuh aktor utamanya untuk memenuhi rasa keadilan bagi istri dan anak-anak Munir.

"Munir tidak akan bangkit lagi, dan tak ada gunanya juga menunggu Munir baru muncul atau Asmara Nababan baru, Ayi Bunyamin baru, atau Ibu Ade Rostina Sitompul yang baru di kalangan aktivis," ujar Usman kepada Media Indonesia.com, Selasa (6/9) malam.

Untuk itu, Usman mengajak semua pihak yang peduli dengan HAM untuk menyerap kecermatan, kejelian dan keberanian seorang Munir dan para tokoh HAM lainnya.

"Kita sebagai kolektif, sebagai kesatuan itu yang harus menjadi Munir, menjadi Asmara Nababan yang dipadu menjadi satu. Bukan cuma orang per orang, tapi sebagai satu kesatuan kolektif," kata Usman. (*/OL-12)



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Dilihat : 840 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org