Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Kasus Penganiayaan Aktivis ICW
Kontras: Polisi Tak Serius Mengusut

Sumber: nasional.kompas.com | Tgl terbit: Jumat, 19 November 2010

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator KontraS (Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) Haris Azhar mengatakan bahwa polisi tidak serius dalam mengusut kasus penganiayaan terhadap aktivis ICW Tama Satria Langkun.

"Saya melihat polisi tidak serius menangani kasus ini. Sudah empat bulan berjalan, kami mempertanyakan perkembangan dari kasus ini," ujar Haris di depan gedung Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jumat (19/11/2010).

Haris mengatakan bukti dari ketidakseriusan polisi mengusut kasus Tama dapat dilihat dari saling lempar tanggung jawab pengusutan kasus. "Setiap kami tanyakan perkembangan kasus ini, seolah-olah kami diping-pong. Manakah yang sebenarnya menangani, apakah Polda Metro Jaya ataukan Polres Metro Jakarta Selatan," ujarnya.

Kedatangan Haris bersama Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta yang merupakan kelanjutan dari audiensi sebelumnya dengan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, Selasa (16/11/2010) lalu, mengatakan seolah-olah kasus Tama ini dibelokkan ke permasalahan individu.

"Penyelidikan polisi dan penyelidikan kami tidak sinkron. Kami melihat adanya tindakan teror sebelum kejadian penganiayaan terhadap Tama terkait pengungkapan rekening gendut perwira tinggi Polri. Sementara polisi menyelidiki apakah Tama punya musuh atau sengketa pribadi," jelas Haris.

Tama S Langkun, aktivis ICW yang dianiaya sekelompok orang usai menonton sepakbola Piala Dunia di sebuah kafe di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (8/7/2010). Ia dianiaya empat pria yang menaiki motor saat menuju rumahnya di Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Diduga Tama dianiaya terkait keterlibatannya dalam tim yang mengungkap rekening gendut perwira tinggi Polri.



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 943 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org