Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Massa Pendukung SBY Dominan di Istana Negara

Sumber: kelanakota.suarasurabaya.net | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
suarasurabaya.net| Para pendukung SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY) tidak mau kalah. Ratusan massa yang menyebut dirinya Aliansi Rakyat Untuk SBY (ARUS) menggelar unjukrasa di depan Istana Merdeka, Jakarta. Mereka bergerak dari arah Medan Merdeka Utara dan sudah memasuki lokasi unjukrasa yang sebelumnya ditempati massa anti SBY.

Dilaporkan JOSE reporter Suara Surabaya di Jakarta, Rabu (20/10), massa pro SBY yang diantaranya adalah ibu dan anak-anak ini jumlahnya melebihi massa anti SBY dari Kontras dan beberapa elemen mahasiswa seperti GMNI.

Unjukrasa dari Kontras yang diikuti komunitas keluarga korban penculikan dan orang hilang selama era Orde Baru bertajuk Pasar Lupa. Mereka mengenakan baju dan payung hitam memasang spanduk dan poster yang isinya sindiran terhadap pemerintahan SBY-BOEDIONO yang dinilai gagal mengusut kasus orang hilang dan pelanggaran HAM semasa Orde Baru.

Sementara itu massa GMNI yang sudah datang mengkritisi kebijakan SBY-BOEDIONO yang belum menyentuh dan memberi solusi masalah-masalah krusial, seperti kesejahteraan rakyat, penegakan hukum, dan mafia hukum serta pajak.

SUSILO BAMBANG YUDHOYONO Presiden mempersilakan rakyat berunjukrasa asalkan dilakukan dengan santun dan tidak merusak.(edy)


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Dilihat : 876 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org