Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Dua calon lolos layak pimpin KPK

Sumber: web.bisnis.com | Tgl terbit: Sabtu, 28 Agustus 2010
Oleh: A. Azis Faradi
JAKARTA: Ketua Komisi III DPR RI Benny K. Harman menilai kedua calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lulus seleksi, layak untuk memimpin lembaga pemberantsan korupsi tersebut.

"Keduanya baik Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas kalau diibaratkan seperti emas 24 karat. Jika terpilih salah satu, kita tetap peroleh emas 24 karat," katanya, tadi malam.

Dia memberikan apresiasi terhadap panitia seleksi (pansel) ketua KPK karena telah bekerja dengan maksimal dan melakukan seleksi yang ketat sehingga menghasilkan dua calon yang bisa diandalkan dalam pemberantasan korupsi.

Koordinator Kontras Haris Azhar mengungkapkan kedua calon pimpinan KPK yang lolos tersebut merupakan calon terbaik dan memiliki rekam jejak bagus.

"Dua orang yang lulus seleksi itu selama ini baik di mata publik."

Bambang Widjojanto merupakan lulusan serjana hukum Universitas Jayabaya, dan tercatat sampai sekarang sebagai Ketua Dewan Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, dewan etik Indonesia Corruption Watch (ICW), dan Dewan pendiri Kontras.

Sedangkan Busyro Muqoddas lulusan sarjana hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Terakhir dia menjabat sebagai ketua Komisi Yudisial. (msw)


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 216 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org