Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Polisi harus profesional dalam menanggapi respon masyarakat Papua Terkait Penembakan di Timika

Tgl terbit: Kamis, 23 Februari 2006
PRESS RELEASE KONTRAS
No. 12/SP-Kontras/II/2006
Tentang
Polisi harus profesional dalam menanggapi respon masyarakat Papua
terkait penembakan di Timika

Pemerintah dan Kapolri harus bersikap professional untuk menanggapi berkembangnya situasi pasca penembakan terhadap 3 masyarakat Papua, pada 21 Februari 2006. Hingga saat ini, belum ada tindakan konkret yang dilakukan berkaitan dengan pengusutan kasus ini.

Pagi ini, Kontras menerima kedatangan 13 orang mahasiswa Papua yang melakukan perusakan Kantor PT. Freeport Indonesia pada 23 Februari 2006 dini hari tadi. Mereka meminta perlindungan hukum.(Kronologis terlampir)

Kontras menyesalkan terjadinya perusakan tersebut. Cara-cara kekerasan yang dilakukan masyarakat tetap tidak diperbolehkan untuk menyikapi ketidakefektivan pemerintah dan alat-alat negara. Peristiwa itu tidak semestinya terjadi, jika pemerintah dan aparat kepolisian mengambil langkah-langkah penanganan yang efektif atas berbagai kasus pelanggaran HAM di PT. Freeport yang telah terjadi sebelumnya.

Namun tindakan ini juga tidak bisa dilepaskan dari latar belakang terjadinya aksi. Aksi yang dilakukan merupakan upaya masyarakat untuk menuntut pengusutan atas peristiwa penembakan masyarakat di PT Freeport serta berbagai pelanggaran HAM yang terjadi sejak berdirinya PT Freeport. Ketiadaan peran negara tersebut berdampak pada tuntutan penutupan PT. Freeport.

Namun Kontras menghargai tindakan aparat Polsek Setiabudi dan Polsek Jakarta Selatan yang melakukan upaya persuasive menanggapi hal ini. Proses perlindungan dan bantuan hukum yang dilakukan Kontras, PBHI dan LBH Jakarta merupakan upaya membantu polisi dalam upaya penegakan hukum.

Oleh karenanya kami mendesak Polda Metro Jaya untuk melakukan proses hukum yang fair terhadap kasus ini. Proses pemeriksaan harus melalui prinsip-prinsip proses hukum yang independen (independency judiciary) dan peradilan yang fair (fair trial) berdasarkan hukum yang berlaku. Kontras juga mendesak Polri untuk segera melakukan proses hukum dengan menyelidiki peristiwa penembakan masyarakat di PT Freeport serta segera membawa pelaku ke pengadilan sipil.

Jakarta, 23 Februari 2006

Badan Pekerja,

Indria Fernida A
Kabid. Operasional

lampiran


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 4,133 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org