Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Presiden Harus Ambil Langkah Tegas dalam Penyelesaian Perkara Novel Baswedan

Tgl terbit: Jumat, 13 Oktober 2017

Presiden Harus Ambil Langkah Tegas dalam Penyelesaian Perkara Novel Baswedan

 

Enam bulan telah berlalu pasca kejadian penyiraman air keras terhadap Penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Novel Baswedan. Dalam kurun waktu ini pula, kasus tersebut belum juga menemukan titik terang. Baik Mabes Polri, maupun Polda Metro Jaya, belum memberikan keterangan lebih dalam terkait kasus ini.

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK telah menyampaikan beberapa hasil temuan terkait dengan kejanggalan-kejangalan proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Polri yang menujukan bahwa ada ketidakmauan Polri untuk mengungkap secara serius dan terang benderang. Hal ini diperparah dengan kriminalisasi terhadap Novel Baswedan dengan tuduhan pencemaran nama baik, yang semakin memojokkan posisi Novel.

Sebelumnya, pihak Kepolisian RI telah melepas 3 orang saksi yang diduga keras menjadi pelaku penyerangan, menyatakan bahwa sidik jari pelaku pada gelas yang dibawa untuk menyerang Novel hilang dan tidak merilis rekaman CCTV penyerangan kepada Novel. Hari ini, pihak kepolisian belum juga menindaklanjuti kasus tersebut. Hal ini ditandai dengan belum dipanggilnya pihak-pihak yang memiliki informasi penting yang ada dalam BAP Novel.

Sebagai bentuk dukungan publik terhadap penuntasan perkara Novel dan desakan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mengambil sikap dalam penyelesaiannya, Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK berinisiatif untuk menggalang dukungan lewat kanal, https://ythpakpresiden.typeform.com/to/solOW2

Adapun kanal ini bertujuan untuk mengingatkan kembali masyarakat akan kasus Novel yang hingga sekarang belum juga diselesaikan, menyuarakan dan menegaskan kepada Presiden bahwa masyarakat masih menagih janji penyelesaian kasus Novel, dan sebagai bentuk kepedulian publik yang diharapkan dapat menjaga semangat Novel serta keluarga dalam proses penyelesaian perkaranya.

Oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut dan sebagimana komitmen Presiden Joko Widodo terkait dengan pengungkapan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan, kami mendesak Presiden Jokowi, untuk:

1.    Membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta  Independen untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan
2.    Mengevaluasi kinerja POLRI dalam melakukan penyidikan kasus penyerangan terhadapa Novel Baswedan, mengingat sudah sangat berlarutnya pengungkapan penyerangan ini
 

 

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK

LBH Jakarta, Kontras, ICW, PSHK, PP Pemuda Muhammadiyah, Amnesty International Indonesia



Kasus terkait :


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 193 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org