Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Menuntut Profesionalisme POLRI dalam Kasus PTPN II Deli Serdang Sumut

Tgl terbit: Selasa, 19 Juni 2012

Menuntut Profesionalisme POLRI dalam Kasus PTPN II Deli Serdang Sumut

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Sawit Watch, Elsam, Walhi, YLBHI, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan warga Desa Sei Mencirim dan Desa Namurube Julu, Deli Serdang mempertanyakan profesionalitas aparat Kepolisian Daerah Sumatera Utara dalam penanganan konflik tanah antara warga dengan PTPN II di Deli Serdang.

Konflik pertanahan yang sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu menyisakan derita pedih yang tak berkesudahan. Sejak konflik mengemuka hingga saat ini lebih dari 100 orang menjadi korban kekerasan. Termasuk 3 (tiga) orang yang pernah ditembak aparat kepolisian di tahun 1998 lalu.

Peristiwa terakhir adalah diculiknya 6 (enam) warga hingga berujung pada penahanan sewenang-wenang yang dilakukan oleh anggota kepolisian terhadap Zakaria (46), Arifin Keliat (63), Alpiyan, Jafaruddin (42), Sapriadi (32) dan Edi Polo (30).

Kami mensinyalir, penculikan dan penahanan sewenang-wenang ini merupakan buntut dari peristiwa  tanggal 19 April dan 22 Mei 2012, dimana 2 kali terjadi  bentrok antara warga dan PTPN II.  Saat itu pihak PTPN-II mendatangi lahan milik masyarakat Desa Sei Mencirim dan Desa Namurube Julu untuk melakukan okupasi lahan, melihat rombongan dari pihak PTPN-II masyarakat sekitar melakukan penghadangan terhadap rombongan tersebut.  Peristiwa  ini telah dilaporkan oleh warga tanggl 28 Mei 2012 ke Polsek Kutalimbaru, namun hingga saat ini laporan tersebut tidak pernah ditindaklanjuti oleh Kepolisian setempat.

Belakangan, aparat kepolisian malah cenderung agresif dengan melakukan penculikan (penangkapan diluar prosedur)  dan penahanan sewenang-wenang terhadap warga.  Alih-alih menindaklanjuti laporan masyarakat, yang terjadi justru sebaliknya, aparat kepolisian bertindak sebagai centeng perkebunan dengan melakukan berbagai tindakan intimidasi hingga kriminalisasi terhadap petani. Sampai saat ini pun tindakan teror terhadap masyarakat masih tetap berlangsung, seperti patroli dengan pasukan secara berlebihan pada jam-jam tertentu seperti layaknya medan perang.

Terkait dengan peristiwa tersebut kami menuntut kepada Kapolda Sumatra Utara untuk:

  1. Berhenti bersikap menjadi centeng perusahaan dalam penanganan konflik perkebunan termasuk hentikan tindakan teror, intimidasi, penculikan dan penahanan secara sewenang-wenang terhadap warga serta menarik pasukan yang berlebihan dilapangan.
  2. Menindak dengan tegas aparat kepolisian yang melakukan tindakan penculikan, penangkapan dan penahanan yang tidak sesuai dengan prosedur terhadap 6 (enam) orang warga tersebut.
  3. Memberikan akses seluas-luasnya bagi pemberi bantuan hukum untuk membantu warga yang saat ini ditahan oleh kepolisian.
  4. Bersikap adil dan tidak memihak perusahaan, dengan menindaklanjuti laporan warga ke Polsek Kutalimbaru pada tanggal 28 Mei 2012 dengan nomor laporan polisi: STPL/46/V/2012/Rest.Medan/Sek.Kutalim, terkait dengan penyerangan yang dilakukan oleh pihak PTPN-II tanggal 22 Mei 2012.

Jakarta, 19 Juni 2012

KontraS-Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Sawit Watch, Elsam, Walhi,
YLBHI, Warga Desa Sei Mencirim dan Desa Namurube Julu Deli Serdang

Kronologis penangkapan petani Deli Serdang [unduh]



Kasus terkait Tragedi Mei 1998;:


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 4,094 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org