Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Mendesak Pemulihan Situasi dan Memastikan Penghukuman Untuk Penembak Warga Kebumen

Tgl terbit: Rabu, 20 April 2011

Aksi 16 Lilin Keprihatinan Untuk Kebumen
Mendesak Pemulihan Situasi  dan Memastikan  Penghukuman
Untuk Penembak Warga Kebumen

Sejak peristiwa yang terjadi di Urut Sewu, Desa Sentrojenar, Kecamatan Bulus Pesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (16/4), praktis hingga saat ini belum ada kepastian hukum untuk warga masyarakat. Sebaliknya, warga yang mengalami penyerangan yakni 6 orang luka tembak dan 8 orang terluka karena penganiayaan yang dilakukan oleh TNI AD. Saat ini 5 warga telah ditetapkan sebagai tersangka dan 4 diantaranya resmi ditahan oleh Polres Kebumen dengan tuduhan pasal 170 KUHP.

Sebagaimana kita ketahui, Peristiwa ini berawal dari penolakan warga terhadap rencana TNI AD membangun fasilitas Pusat Latihan Tempur (PUSLATPUR) diatas tanah yang dinyatakan oleh warga sebagai tanah ulayat, sejak 2006 lalu. Latihan TNI di Urutsewu (wilayah di pantai selatan Jawa Tengah yang meliputi desa-desa di Kecamatan Mirit, Ambal dan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen) dilakukan diatas tanah dengan lebar k.l 500 meter dari air laut ke utara sepanjang k.l 22,5 Km. Sejauh ini, warga kebumen mencurigai penetapan daerah tersebut sebagai PUSLATPUR TNI karena tidak lepas dari kandungan pasir besi yang ada disepanjang pesisir yang ditetapkan sebagai PUSLATPUR. Aspirasi warga terhadap penolakan ini Pustlatpur ini tidak diindahkan oleh Pemerintah maupun TNI.

Sementara itu, sejauh ini tim penyelidik TNI (POM TNI) sudah melakukan proses pemeriksaan dan tentu dalam waktu dekat akan segera melakukan olah TKP. Kami khawatir, proses yang dilakukan oleh POM TNI dilakukan dengan tergesa †gesa dan tidak memaksimalkan paritispasi dan transparansi dari publik, mengingat Komnas HAM juga sedang melakukan pemantauan dilapangan. Kekhawatiran kami semakin bertambah terhadap masa depan penyelesaian kasus ini, mengingat agresifitas POM TNI untuk menguasai alat bukti, sehingga semakin sulit mendapatkan perimbangan fakta. Kami tentu sangat menyayangkan ketika pihak TNI sudah menyatakan bahwa penembakan yang dilakukan oleh TNI di lapangan sudah sesuai prosedur karena didahului peringatan dan menggunakan peluru karet. Pernyataan ini jelas tidak dibangun diatas fakta yang kuat mengingat proses penyelidikan dan pemeriksaan lainnya masih berjalan.

Kami mendesak peran POLRI khususnya Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan jajarannya harus segera mengambil alih proses normalisasi dan memberikan jaminan keamanan serta perlindungan bagi warga untuk kembali ke rumah masing †masing dan menjalankan aktivitas seperti biasa, mengingat hingga saat ini, khususnya warga pria dewasa masih di pengungsian, hanya menyisakan perempuan dan anak †anak dirumah. Situasi saat ini menanti ketegasan sikap pemerintah khususnya Presiden, Panglima TNI, Menkopolhukam, Komisi I dan III DPR RI untuk menghentikan segala bentuk aktivitas TNI dilingkungan pemukiman warga Desa Sentrojenar, Kecamatan Bulus Pesantren agar situasi segera pulih dan memastikan proses dialog berjalan serta proses hukum yang fair bagi anggota TNI yang terbukti baik secara komando maupun sendiri †sendiri melakukan penembakan dan kekerasan dan terhadap warga yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.


KontraS, Serikat Tani Merdeka Kebumen (STAM), KPA, SPI, LBH Jakarta, YLBHI, PBHI Jakarta, IHCS, , Perwakilan Keluarga Korban di Dukuh Kepek Kebumen, Imparsial, HAMmurabi, Warga Rumpin Bogor, APRN, SROBOT, Gempur, Warga Bojong Kemang, IKOHI, Kampak Papua, dan segenap masyarakat yang menolak kekerasan dalam bentuk apapun yang dilakukan oleh TNI



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 3,909 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org