| Tabulasi Kekerasan
dan Pelanggaran Hukum Oleh TNI |
|
|
|
|
|
| Januari
- Juli 2006 |
|
|
|
| No |
Peristiwa |
Pelaku |
Korban |
Proses Hukum |
Ket |
| |
Lokasi |
Waktu |
Kronologis
|
Nama |
Kesatuan
|
Wilayah
|
kasus |
Nama/usia
|
Alamat
|
Kondisi |
| 1 |
Jakarta |
2 Januari 2006 |
Kepala
kepolisian Resor Metro Jakarta Utara Kombes Dede Suryana mensinyalir masih
ada dua peti berisi 40 pistol yang kini diperjual belikan sindikat tersebut.
Kasus ini terungkap setelah Polisi menangkap anggota TNI, Prajurit satu MRJ
dan MT, warga Koja Jakarta Utara dalam penyamaran di jalan Raya Cilincing
tanggal 30 Desember lalu. Dari para penjual pistol ilegal itu Polisi menyita
dua pistol jenis FN kaliber sembilan milimeter, masing - masing bermerek
Pietro Beretta warna perak buatan Italia dan Browning HI - FI power Automatic
warna hitam buatan Belgia serta tujuh butir peluru kaliber sembilan
milimeter. |
Prajurit astu MRJ, Sersan Satu TM |
Alteleri Pertahanan Udara
Tanjung Priok |
Kodam Jaya |
Penjualan senjata api Illegal |
|
|
|
MRJ
diserahkan ke Pomdam Jaya, sedangkan sersan satu TM lolos saat diincar
Kapendam Jaya, Letkol Apang Supandi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya
anggota TNI yang diduga terlibat sindikat jual beli senpi, anggota itu
berpangkap Praka berinisial MJ |
MT,
makelar bisnis senjata api itu, satu pistol tanpa surat ijin dijual Rp 10
juta. Kapolres Metro Jakarta Utara Dede Suryana menyatakan, pistol - pistol
yang diperjualbelikan sindikat itu dicurigai merupakan senjata api yang
digunakan dalam sejumlah perampokan belakangan ini. Pada 22 Desember lalu,
anggota satuan pengamanan Bank Mandiri tewas ditembak perampok Bank. |
| 2 |
Tanah Abang Jakarta Pusat |
3 Januari 2006 |
Juru
parkir, Ujang 27, melihat PE mencuri Helm dilokasi parkirnya. Dia lalu
meneriaki PE sebagai maling sehingga warga datang dan mengeroyoknya. |
Sersan berinisial PE |
|
|
Mencuri Helm |
|
|
|
dibawa ke Kogar I TNI AD |
|
| |
|
3 Januari 2006 |
Jubir
Polda Metrojaya, Kombes Polisi I Ketut Untung Yoga Ana, mengatakan pelaku
peredaran senjata api ilegal terancam hukuman penjara 5 - 12 tahun. Anggota
Angkatan Laut dikenai sanksi administrasi |
Oknum anggota TNI Angkatan Laut |
|
|
Pengedar senjata api ilegal |
|
|
|
sanksi administratif |
|
| 3 |
Tegal |
10 Januari 2006 |
Tertangkapnya
seorang pengedar Upal; kali pertama diketahui salah seorang kondektur Bus.
Sebab, pelaku pada sabtu lalu, naik bus dan membayar dengan menggunakan Upal.
Pelaku bernama Heri Purnomo (51), warga jalan Langgar No 19 Rt 4 Rw 7,
kelurahan Jati Mulya Kecamatan Tambun Bekasi. Saat dibekuk pelaku sedang
asyik nongkrong diterminal bus kota Tegal. |
(Purn TNI AD) Heri Purnomo |
|
|
Mengedarkan Uang Palsu |
|
|
|
Dibekuk dan diselidiki
Reskrim Polresta Tegal |
|
| 4 |
Pelalawan |
7 Januari 2006 |
Terjadi
sabtu siang, sekitar pukul 12.00 tiga sekawan itu dengan mobil Opel Blazer
sewaan mendatangi rumah Kusnadi (40) di Desa Payu Atap, kecamatan Pangkalan
Lesung, Pelalawan. Kusnadi dipilih karena ia mengetahui usaha eceran bahan
bakar milik korban adalah illegal. Dari hasil pengamatan AS, Kusnadi
memperoleh pasokan minyak tanah, bensin dan solar dengan menampung
"kencing" dari mobil - mobil tangki pertamina |
Dilakukan
oleh tiga orang, satu orang disebutkan oknum Angkatan Udara berinisial
Prajurit Satu N (27), dan Oknum LSM
berinisial ES(37) dan serta wartawan berinisial AS (40) |
Pangkalan TNI AU Pekan Baru |
Komandan
Pangkalan TNI AU Pekan Baru, Kol. Penerbang Bonar Hutagaol |
pemerasan uang sebesar 25 juta |
Kusnadi |
Kabupaten Pelalawan Riau |
|
Ketiganya mendekam di Polres
Pelalawan |
Komandan
Pangkalan TNI AU Pekan Baru, Kol. Penerbang Bonar Hutagaol membenarkan bahwa
N adalah anak buahnya, tersangka berpangkat Prajurit Satu dan bertugas di
bagian Logistik yang mengurusi persenjataan. |
| 5 |
Matraman |
14 Januari 2006 |
dalam
kondisi mabuk melempari Musholla Baitul Salam dijalan Bunga Palmeriam
Matraman Jakarta Timur, dia juga merusak rental komputer dan menganiaya dua
orang yang berusaha menangkapnya |
Sersan satu RS |
Direktorat Peralatan
TNI AD (Ditpalat TNI AD) |
Kodam Jaya |
Mabuk dan melakukana pengrusakan |
|
|
|
ditahan di Pomdam Jaya |
Kepala
penerangan Kodam Jaya Letkol (CHK) Apang Sopandi mengatakan, sertu RS suah
ditahan di Pomdam dan akan dikenakan proses hukum karena perbuatannya sudah
termasuk tindak pidana. |
| 6 |
Matraman |
14 Januari 2006 |
Peristiwa
bermula sekitar pkl. 02.30 pagi, pelaku usai pesta minuman keras di Gunung
Antang masih dengan atribut TNI celana loreng kaos loreng, dan sepatu PDL.
Dia mendatangi dua tukang ojek yang sedang main catur tanpa permasalahan yang
jelas menganiaya keduanya. Tidak puas pelaku masuk ke Gang Bunga Rampai,
berpapasan dengan Hardiansyah, pegawai Rental Komputer, tanpa alasan jelas
mengajar Hardiansyah dan mengacak acak rental komputernya.Aksinya berlanjut
dengan merusak wartel yang tidak jauh dari rental Komputer. Karena tidak ada
perlawanan, oknum aparat itu lalu mengejar warga. Maka, warga lari
berhamburan. Lagi - lagi rumah warga terkena imbasnya. Rumah Sunayah (40),
warga setempat turut dirusak. Kekesalan warga baru muncul ketika pelaku
merusak bangunan Musholla Baitussalam |
Sertu Robert Sinai |
Direktorat Peralatan
TNI AD (Ditpalat TNI AD) |
Kodam Jaya |
Mabuk dan melakukana pengrusakan |
2 orang tukang ojek,
Hardiansyah, Sofyan |
|
|
Diserahkan ke POMAD |
|
| 7 |
Makassar |
16 Januari 2006 |
sidang
yang dipimpin Letkol Sunardi SH yang sekaligus Kepala Pengadilan Militer 316
didampingi 2 hakim anggota. Dalam surat Dakwaan, oditur militer Letkolsus
Bambang Ariwibowo menyebutkan ketiga terdakwa melanggar Pasal 160 dan Pasal
406 KUHP tentang penghasutan dan pengrusakan. |
Pratu
Sirajuddin, Koptu Alimuddin, dan Pratu
Yusmianto |
Anggota Batalyon Raider |
|
Terlibat penyerangan di
Desa Banrimanurung |
|
|
|
di
sidang di Pengadilan Militer 316. Oditur Militer Letkol Sus Bambang Aribowo
menyebutkan ketiganya melanggara Pasal 160 dan Pasal 406 KUHP tentang
penghasutan dan pengrusakan dan divonis 2 bulan 15 hari |
|
| 8 |
Surabaya |
####### |
Kasus
Pembunuhan terjadi pada 21 September 2005, ketika itu sedang berlangsung
sidang pembacaan putusan perkara harta gono - gini antara Irfan dan Eka
Suhartini di pengadilan Agama Sidoarjo |
Kolonel
Laut M Irfan |
|
|
Pembunuhan |
Eka
Suhartini (Istri ) dan Ahmad Taufik (Hakim) |
|
Meninggal ditempat |
Disidangkan di
Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya |
|
| 9 |
Semarang |
18 Januari 2006 |
Tersangka
menembak Amir Romadhon diduga karena motif balas dendam. Amir yang bekerja
sebagai operator Perusahaan Jasa Penyalur TKI (PJTKI) PT Panca Mega Bintang
Boja - Kendal diduga pernah membatalkan keberangkatan Nining, adik tersangka
saat akan berangkat ke Malaysia. Padahal paspor, KK dan surat - surat lainnya
sudah berada ditangan Nining. Nmun ada motif lain, yaitu masalah wanita. |
Koptu Kuat P |
Anggota TNI dikodam Diponegoro |
Kodam V Diponegoro |
Penembakan |
Amir
Romadhon |
Kp Rambutan, Rt 2 Rw 6
Lemah Mendak Mijen |
ditembak dikepala Koma di RS |
Dibekuk Reskrim Polwiltabes Semarang |
|
| 10 |
Manado |
28 Januari 2006 |
Seorang
warga menyaksikan puluhan anggota Den Zipur bentrok dengan petugas Unit
Patroli Samapta Polresta Manado. "Peristiwanya begitu cepat, saya
langsung berlari menyelamatkan diri ketika terjadi perkelahian," kata
Jantje seorang warga. |
Den Zipur dan Petugas
Unit Patroli Samapta |
|
|
|
Serda
Farly Achmad (meninggal) dan tiga anggota lainnya cidera beberapa wartawan
dianiaya saat melakukan kegiatan jurnalistik |
|
|
|
Kepala
kepolisian Daerah Sulawesi Utara Brigjen Pol. Gordon Mogot memerintahkan agar
persitiwa itu diusut tuntas. Hal sama juga dinyatakan Wakil komandan Den
Zipur 4 Mando Kapten Yusuf Aksa. Kepala Penerangan Korem 131 Santiago Kapten
Ibnu Prawiro enggan memberi keterangan, " kami belum tahu jelas sebab
kematiawne korban tetapi indikasi kuat korban mengalami kecelakaan". |
| 11 |
Tangerang |
1
Februari 2006 |
Kasus
penjualan Senpi itu terjadi pada 2001, otaknya adalah Aco Ardi, Supartono
berperan dalam membantu Aco mengambil senpi dan ribuan amunisi di Gudang
senjata Brigif I kemudian mereka menjualnya kepada GAM. |
Sertu Supartono dan prada
Aco Ardi Munasir |
Anggota TNI dari
Yonkav - 9 / BU Brigif I PJK / JS |
Kodam Jaya |
Penjualan Senpi |
|
|
|
Dijerat
Pasal 141 jo pasal 55 dan Pasal 149 KUHPM serta Pasal UU darurat RI No 12
Tahun 1951 tentang jual beli senjata. Aco divonis penjara 7 tahun dan
supartono divonis penjara 4 tahun |
|
| 12 |
Kendari |
29 Januari 2006 |
Peristiwa
penembakan itu terjadi dalam sebuah pesta yang diadakan oleh penduduk
setempat. Menurut Komandan Korem 143 Haluoleo kendari Kol Kav Wahchju
Rijanto, kasus tersebut merupakan kejadian tidak disengaja. Sebab berdasarkan
saksi mata, pelaku hanya mencoba mengeluarkan tembakan peringatan, namun
akhirnya menelan korban jiwa. Kapolres Bombana AKP Budi Sapto membernarkan
anggota TNI terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan kepada pemuda yang
bernama Andi Asrif yang diduga mabuk dalam acara pesta perkawinan. |
Serka
Nur Kumala (Babinsa) |
Anggota Koramil 1413
Poleang Kabupaten Bombana |
Komandan
Korem 143 Haluoleo Kendari Kol Kav Wachju Rijanto |
Penembakan |
Sunarti, Mahajir, dan Andi Asrif |
|
Sunarti
luka tembak diperut tewas seketika, sedangkan dua korban lainnya masing -
masing Andi terkena Kepala dan Muhajir terkena lehernya keduanya dirawat di
RS Ismoyo (RS Korem) kota Kendari. |
ditahan di markas DENPOM Kendari |
|
| 13 |
Medan |
1 februari 2006 |
Menurut
Jubir Kodam I Bukti Barisan Lekol Hardi Ariyanto, Penangkapan itu bermula
dari kasus utang piutang antara Guntur dan Sari. Guntur tidak bisa membayar
utangnya sebesar 50 Juta. Sari meminta bantuan ketiga perwira tersebut untuk
menagih utangnya. Namun saat ditemui Guntur tidak ada ditempat, sebagai
gantinya, kl dan mhd membawa saudara guntur, Fachrial, ke Hotel Labana In di
Medan |
Kapten
KL (Danramil 22/ Gunung Meriah), Kapten Mhd, (Danramil 14 / Persiapan) dan
Kapten Zu Danramel 24/ Rambutan |
|
Kodim 0204 Deli Serdang |
Penyekapan dan Narkoba |
Fachrial |
|
disekap di hotel Labana |
ketiganya
ditahan di Detasemen Polisi Militer Medan |
Menurut
Jubur Kodam I Bukit Barisan Letkol Hardi Ariyanto, penyidik militer menemukan
zat - zat psikotropik atau Narkoba dalam urin KL dan kawan - kawan. Jadi
mereka melakukan pelanggaran disiplin tidak murni dan narkoba. |
| 14 |
Jakarta |
9 Februari 2006 |
Sersan
Dua TNI Bachtiar dan Brigadir Kepala Yurial jumat lalu ditangkap Kepolisian
Metro Bekasi terkait dengan kepemilikan 18.535 butir ekstasi senilai 2,8
milyar |
Sersan Dua TNI Bachtiar |
Anggota TNI
Angkatan Darat pasukan Zeni komando
Darat |
Kodam Jaya |
Pengedar Ekstasi |
|
|
|
Ditahan
diruang Tahanan Polisi Militer Kodam Jaya semula ditahan di POM Kodim Bekasi.
Minggu malam di pindahkan ke Jakarta. Pomdam Jaya punya waktu 200 hari untuk
menahan dan memeriksa Bachtiar, Setelah berkas lengkap kasus ini akan
dilimpahkan Pomdam Jaya ke Oditur Militer TNI lantas ditahawn di RTM
Cimanggis |
|
| 15 |
Surakarta |
13
Februari 2006 |
Aparat
Denpom IV/ 4 Surakarta sabtu dini hari, menggelar operasi penertiban dan
disiplin bagi anggota TNI yang kerap mengunjungi klub malam. |
enam
anggota TNI dari berbagai kesatuan terjaring. Salah satu yang berhasil
diamankan Letda Inf M Dum (Mantan Danramil 18 Girimarto Wonogiri dan sekarang
menjabat Intel Kodim 0728 Wonogiri) |
|
|
|
|
|
|
dibawa ke POM TNI AD dan AU |
|
| 16 |
Batam |
19 Februari 2006 |
Korban
penembakan tewas ditempat saat mencari ikan diperairan Tukong Hyu pada 16
Februari lalu. Pria 29 tahun itu ditembak dengan senjata laras panjang dari
tug boat mitra kencana VI. |
Oknum TNI yang masih
dirahasiakan identitasnya |
|
|
Penembakan |
Jang Lajo (29) |
|
tewas ditempat |
Kepala
Stasiun Reserse Kriminal Polres Karimun Ajun Komisaris Edward Indharmawan
menyatakan pelaku kemarin dibawa ke Mabes Polri Jakarta |
|
| 17 |
Jakarta |
21 Februari |
Kepolisian
Daerah Metro Jaya menggulung sindikat pencurian mobil kemarin. Dari sembilan
tersangka, seorang diantaranya anggota TNI Angkatan Darat, yaitu sersan satu
Eko anggota pusat pendidikan kesehatan TNI AD |
dari
sembilan tersangka, satu diantaranya anggota TNI AD yaitu Sersan Satu Eko |
Anggota Pusat Pendidikan
Kesehatan TNI AD |
|
penadah Mobil Curian |
|
|
|
Kepala
satuan pencurian kendaraan bermotor, Ajun Komisaris Polisi Besar Edy
Tambunan, menyatakan Oknum TNI itu sebagai penadah dan penjual mobil curian.
Dia sudah diserahkan ke PUSPOM TNI. Barang bukti yang disita adalah 18 unit
mobil |
|
| 18 |
Jakarta |
22 Februari |
kolonel
Ngadimin selaku badan pengelola Tabungan Wajib Perumahan TNI menggunakan
dana Tabungan Wajib Perumahan anggota
TNI 29 miliar untuk investasi. Ngadimin membuka deposit fiktif di bank
Mandirisenilai 29 miliar pada pertengahan mei 2005. Ngadimin memberikan uang
komisi kepada kepala kantor kas PT bank Mandiri cabang kemang Palza H.P.
Simbolon Rp. 800 juta untuk. bantuan
penerbitan. deposito fiktif. aksi ini terbongkar 18 Januari 2006 ketika pihak
TNI hendak mencairkan deposito tersebut
|
kolonel ngadimin dan H.P Simbolon |
|
|
menggunakan
tabungan wajib perumahan TNI untuk investasi dan membuka rekening fiktif |
|
|
|
pusat
polisi militer TNI telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa anak buah
kolonel ngadimin. Dan Ngadimin telah dijadikan tersangka. Simbolon sudah
dibekuk di Kator Pusat Bank Mandiri Jl gatot Subroto |
|
| 19 |
Jakarta |
22 Februari 2006 |
kasus
dugaan korupsi DEPHAN temuan dari BPK, yang disampaikan pada sidang paripurna
DPR 15 Maret 2005. Terkait dengan pengadaan empat helikopter MI 17
menggunakan fasilitas kredit ekspor (KE) di DEPHAN TNI-AD sebesar US$3,24
dengan tersangka lebih dari satu orang
|
berinisial
AK (Direktur Inti Sarana Bina Sakti). Ketrlibatan anggota TNI masih dalam
proses pengkajian tim penyidik |
|
|
Korupsi
di DEPHAN |
|
|
|
Timtas
Tipikor telah menetapkan seorang tersangka berinisial AK |
|
| 20 |
Paniai
Papua |
26
Februari 2006 |
terjadi
penembakan Jumat (20/1) pukul 07.30-08.00, dipicu soal perbaikan jembatan.
Warga yang sedang memperbaiki jembatan melakukan pungutan uang untuk
perbaikan sarana yang rusak, termasuk anggota TNI yang melintas. Hal ini
menimbulkan keributan yang menimbulkan penembakan. dua warga sipil mengalami
luka berat sehingga harus menjalani perawatan yang lama, kehilangan
pekerjaan, dan kegiatan pendidikan
terganggu. Letda Arif Budi Situmeang
divonis 8 bulan penjara |
Letda Arif Budi Situmeang |
|
|
penembakan |
dua warga sipil |
Paniai |
luka berat |
vonis 8 bulan
penjara. Terdakwa mengajukan banding |
|
| 21 |
Bogor |
27 maret 2006
|
Yuliadi
dengan tubuh terbungkus seragam TNI lengkap keluyuran diepan sebuah warung
kopi, didepan asrama Yonif 315 Garuda Bogor. Sementara didalam warung kopi
tersebut tengah nongkrong sejumlah anggota Yonif 315 Garuda. Ketika disapa
dengan salam tentara Yuliadi membisu, seketika itu para tentara yakin bahwa
pemuda itu tentara itu gadungan. Langsung saja menyapa dengan salam yang
lain, yakni memukulinya beramai - ramai hingga babak belur. Seusainya Yuliadi
dibawa ke Mapolresta Bogor |
Sejumlah Anggota TNI AD
Yonif 315 Garuda |
|
|
penganiayaan |
Yuliadi |
Pidie NAD |
Babak Belur |
|
|
| 22 |
Bogor |
16 maret 2006 |
peristiwa
tersebut bermula ketika keduanya berpura - pura menjadi Polisi dan menggrebek
para penjudi kartu di Blok A pasar Anyar. Karena yang datang aparat
penjudipun mencoba kabur, namun apes bagi Ahmad dan Yayat, keduanya berhasil
ditngkap oleh Roby. Saat itu Roby
langsung mengamankan dompet yayat yang bersisi 300 ribu. Melihat dompetnya
diambil, yayat marah dan menyerang oknum TNI tersebut. Mendapat perlawanan
Roby langsung menganiaya Yayat hingga ambruk. Mendengar keributan tersebut,
tiga anggota Satpol PP yang sedang bertugas langsung melerai keributan
tersebut. Namun anggota Satol PP malah kena Bogem |
Oknum
anggota TNI AD dari kesatuan 315 Gunung Batu bernama Roby (36) |
|
|
Pemukulan |
Yayat
dan 3 orang Satpol PP |
Bogor |
babak belur |
dibekuk
mapolresta Bogor dan sudah dilimpahkan ke kesatuannya |
|
| 23 |
Surabaya |
2 maret 2006 |
Terdakwa
Kolonel Laut M Irfan Jumroni divonis mati oleh Majelis Hakim Mahkamah Militer
Tinggi III Surabaya Jawa Timur. Majelis Hakim yang diketuai Kolonel CHK.
Burhan Dahlan memerintahkan agar terdakwa dipecat. Dalam amar outusan setebal
172 halaman disebutkan terdakwa secara sah dan meyakinkan telah membunuh dua
orang, yakni mantan istrinya, Eka suhartini, dan Hakim Ahmad Taufiq
dipengadilan Agama Sidoarjo pada 21 September 2006. |
Kolonel
Laut M Irfan |
|
|
Pembunuhan |
Hakim
Ahmad Taufik dan Eka Suhartini (mantan istrinya) |
Surabaya |
tewas ditempat |
Divonis
Mati oleh pengadilan Mahkamah Militer Tinggi III Surabaya |
|
| 24 |
Timika |
20 maret 2006 |
keributan
dipicu kekisruhan retribusi ilegal yang ditarik pemuda asal desa Gakokuba
Paniai sekitar Pkl 08 00 WIT, sekelompok pemuda mendatangi Polsek Wagete
untuk meminta tandatangan soal penarikan pungutan tersebut. Namun kapolsek
Wagete Iptu Petrus Ngarimbra menolak menandatangani. Bahkan dia menyobek
surat yang dibawa para pemuda tersebut. Rekan Moses diluar mulai bertindak
anarkis, seorang anggota TNI yang melintas sekitar jalan Polsek mendekat
namun dia terkena pukulan para pemuda tersebut. Sebuah tembakan menewaskan
Moses |
Oknum TNI masih
dirahasiakan identitasnya |
|
Kapendam XVII/
Trikora Mayor Caj GT Situmorang |
Penembakan |
Moses
Dow |
Timika |
Tewas ditempat |
Kapendam
XVII/ Trikora Mayor Caj GT Situmorang, menyatakan pihaknya telah mengambil
langkah - langkah |
|
| 25 |
Medan |
14 maret 2006 |
Satuan
Reserse Kriminal Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Medan, Sumatera Utara,
Kemarin menangkap tiga anggota TNI yang diduga merampas sepeda motor. Ketiga
tersangka itu yakni Pratu Randa Haronius Halawa, Prada Budi dan Prada APRI
anthoni. Penangkapan ketiga orang itu berawal dari laporan tiga pelajar
karena sepeda motor milik mereka dirampas di Jalan MT Haryono, Medan |
Pratu
Randa Haronius Halawa, Prada Budi dan Prada Apri Antoni |
|
|
Perampasan sepeda motor |
tiga pelajar |
Jl MT Haryono Medan |
motor dirampas |
Kapoltabes
Medan, Kombes Irawan Dahlan mengatakan "Kita akan telusuri apakah ini
memang sindikat" |
|
| 26 |
Jakarta |
5 maret 2006 |
terungkapnya
penyelundupan ini berawal dari kecurigaan anggota Dit Lantas PMJ, Bripka
Bambang Margono yang sedang berpatroli. Kecurigaanya timbul ketika
memperhatikan mobil muatan penuh menuju tol cibubur Jakarta Timur. Merasa
penasaran dia mendatangi mobil itu, namun mobil itu malah tancap gas
melarikan diri. maka terjadilah kejar - kejaran di jalur tol tersebtu.
Sekitar setengah jam kemudian atau tepatnya di dekat pintu tol pondok aren,
Tangerang, Mobil tersangka terjebak macet. Dia pun tidak bisa memacu
mobilnya. Akhirnya Polisi bisa menyusul dan membekuk pelaku. Saat digeledah
ternyata jok belakang mobil kijang tersebut terdapat ganja kering sebanyak
lima karung dengan jumlah 199 bal atau sekitar 200 kg. Menurut tafsiran
polisi seharga 300 juta |
Baraka Efrizal |
Pasukan Khusus TNI AL Marinir
Cilandak |
Marinir Cilandak Jakarta Selatan |
jual Ganja 200 kg |
|
|
|
Di tangkap ditlantas Polda
Metro Jaya |
|
| 27 |
Terminal
Penumpang Nusantara Pura II Tanjung Priok |
23
Juli 2006 |
Samuel
berencana menyusupkan senjata tersebut ke Papua dengan berpura pura menjadi
penumpang kapal. |
Sanuel
Malo |
Anggota
Kodam VIII (Prajurit Satu) |
Kodam
VIII |
Kepemilikan 3 senjata api |
|
|
|
Aparat
Keamanan masih melakukan penyelidikan termasuk Ketua RT setempat dimintai
keterangan |
Samuel
Mako sudah tidak menjadi anggota TNI lagi sejak 1998 karena sudah dipecat
dengan kasus Indisipliner |
| 28 |
Kelurahan
Tugurejo, Kecamatan Tugu, Semarang. |
19
Juli 2006 |
Tiga
aparat TNI melakukan pemukullan terhadap wartawan radio Rasika ketika hendak
meliput jatuhnya pesawat latih Cassa 212 di Semarang |
Kopral
Syukron, Sersan Dua Zulham dan Serka M Komandan Regu Provost Lanud Ahmad Yani |
|
Kodam
IV Diponogoro |
Pemukulan
Wartawan |
Jurnalis
Radio rasika Muhammad Saechu (Alfian) |
|
|
|
Kepala
Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Ricardo Siagian menyampaikan permohonan
maaf. |
| 29 |
Bogor |
25
Mei 2006 |
|
Sersan
Satu Mm |
|
|
Perampokan |
Syahrudin |
Warga
Komplek IPB Bogor |
|
|
|
| 30 |
Manado |
Januari
2006 |
|
TNI
AD |
|
Markas Komando
Resor Militer 131 Santiago Manado |
Pemukulan Wartawan |
|
|
|
|
|
| 31 |
Papua |
21
Februari 2006 |
pada
tgl 21Februari 2006 ketika masyarakat sedang melakukan pendulangan di kali
kabur Wanamon Tiba tiba 1 kompi pasukan gabungan Tni melakukan sweeping
dengan paksa dan kekerasan. Masyarakat pendulang dipukul dengan mengunakan
popor senjata dan ada yg muntah darah. aparat yg merasa dilawan langsung
melakukan penembakan |
TNI |
|
|
Penembakan |
Melinus
Tabuni, Yulian Murib, Leo Waker, Molinus, Jekson Magai |
|
|
|
|
| 32 |
Aceh Utara |
3 Juli 2006 |
2
orang warga sipil di stop oleh TNI. Anggota Tni yang berjumlah lebih dari 3
orang langsung memukul mereka. Setelah dipukul mereka dibawa ke kompi dan
dipukuli lagi. Tim AMM yang ingin meminta pelepasan warga sipil itu di tembak
selama 2 menit. |
TNI |
|
Kompi
113 |
Pemukulan
dan Penembakan |
Muslem
(32) |
|
Tewas |
|
|
| 33 |
Bandung |
|
Yuli
ditangkap karena kecurigaan Badan Intelejen yang mengetahui sering bertemu
Laksamana Ibrahim. Ibrahim adalah Ketua Yayasan Assunah meranggap anggota
Litbang MMI |
Prajurit Satu TNI AD Yuli
Harsono (29) |
|
|
Menyimpan
Mesiu |
|
|
|
Dipecat dan dituntut 5 tahun
penjara |
|
| 34 |
Pluit |
21 Juli 2006 |
Pada
tanggal 21 Juli 2006 Kendaraan Operasional FIN Logistic melaju di Jalan tol
cengkareng Kapuk, yg di kendarai oleh Sdr Eko. Sdr Eko mengemudikan kendaraan
dengan lambat yang mengakibatkan pelaku merasa dihalangi laju kendaraannnya.
Karena pelaku tersinggung dan mengejar kendaraan Eko. Pelaku kemudian
mengeluarkan pistol dan menembak bagian tengah kendaraan yang dikemudikan
Eko. peluru tersebut mengenai Dadang yang duduk di kursi tengah, tertembak
dibagian perut kanan dan menembus ke perut kiri. |
Kapten Batara Alex Pulo |
Kodam Brawijaya Balalyon 507
Yonif |
|
Penembakan |
Dadang
Sunandar |
|
Dirawat di RS MMC Kuningan |
Pelaku
dittangkap pada tgl 30 Juli 2006 |
|
| 35 |
Gunung Sahari |
4-Apr-06 |
Bermula
korban dan temannnya menjemput teman wanita nya. Saat tiba di lokasi enam
tentara yg sedang bersenda gurau tanpa sebab yg jelas ribut dengan mereka. |
TNI
AL |
Anggota Ditpamvit PMJ |
|
Pengeroyokan |
Taufik |
|
Luka
di wajah |
Anggota
TNI AL yang melakukan pengeroyokan ditangani oleh POM AL |
|
| 36 |
Pasuruan |
|
Tank
anggota marinir menabrak warung warga Desa Akas Progo yg akhirnya warga marah
dan memblokade jalan 2 arah. |
TNI AL |
|
|
Kekerasan |
|
|
|
|
|
| 37 |
Jakarta Utara |
|
Ditpam
Obvit Polda dan Anggota TNI Al terlibat perkelahian yang awalnya Bripka
Muhamad Taufik ditegur agar jangan berpacaran di pantai. Taufik lalu memukul
Pindriansyah dengan senjata api ke pelipisnya. |
TNI AL dan Obvit Polda |
|
|
Perkelahian |
|
|
|
Kasus ini ditangani
oleh Polrestro Jakarta Utara |
|
| 38 |
Gambir |
Apr-06 |
PT
Kreta api menjaring 81 anggota TNI AL yang kedapatan tidak memiliki tiket KA
kelas eksekutif Agrobromo |
TNI
AL |
|
|
Korupsi |
|
|
|
|
|
| 39 |
Jakarta |
April |
Seorang
anggota TNI AU ditangkap karena memiliki 1 paket putau seberat 2 gram |
Anggota TNI AL : Putu Sugiarta
(35) |
|
|
Narkotika |
|
|
|
|
|
| 40 |
Jakarta Selatan |
April |
Bocah
11 tahun jadi korban peluru nyasar anggota TNI. Bermula saat memutar balik
mobulnya tiba tiba mobilnya disenggol motor. Pelaku langsung mencabut pistol
FN 45. |
TNI
AD Serma Djoko Setyo (46) |
|
|
Penembakan |
|
|
|
Serma
Joko Setyo ditahan di rumah Tahanan Militer Pomdan Jaya dan dijerat Pasal 359
KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara |
|
| 41 |
Jakarta |
Maret |
Mabes
TNI menyidik Kolonel Aziz Ahmadi karena dugaan pemalsuan 2 surat sekretaris
kabinet kepada Menteri Luar Negeri. |
anggota TNI Kolonel Aziz Ahmadi |
|
|
Pemalsuan |
|
|
|
Kasus
ini telah diserahkan ke Puspom Abri |
|
| 42 |
Jakarta |
April |
5
warga ditangkap karena terlibat peredaran narkoba. Dari ke 5 tersangka 1
diantaranya anggota Tni yaitu Serka Ia. |
1 orang anggota TNI |
|
|
Narkoba |
|
|
|
|
|
| 43 |
Palembang |
April |
Seorang
anggota TNI menjalani pemeriksaan karena memiliki shabu shabu 12 paket siap
edar |
1
orang anggota TNI (48) |
Kodim 0418 Palembang |
|
Narkoba |
|
|
|
|
|
| 44 |
Jakarta |
Mei |
Polda
Metro menangkap perampok yang di otaki mantan 3 anggota TNI |
3 orang Mantan
TNI ES, IW dan MU dan 2 orang sipil |
|
|
Perampokan |
|
|
|
|
|
| 45 |
Tangerang |
April |
Mantan TNI AD
ditembak Polisi karena merampas ponsel |
mantan TNI AD Tukiman |
|
|
Perampasan |
Tukiman |
|
|
|
|
| 46 |
Jakarta |
Mei |
132 anggota TNI AD dipecat |
|
Kodam III Siliwangi |
|
Desersi,
perizinaan dan narkoba |
|
|
|
|
|
| 47 |
Jakarta |
Mei |
Polsek
Jakarta Timur menangkap 2 pelaku perampasan motor. Seorang diantaranya
anggota TNI |
Sersan
Dua M Rofiq |
|
|
Perampasan |
|
|
|
|
|
| 48 |
Bogor |
Mei |
Anggota
TNI melakukan malpraktik terhadap seorang warga Cicunjung Bogor. |
Perwira menengah TNI AD |
|
|
Malpraktik |
|
|
|
|
|
| 49 |
Jakarta |
Juni |
Penggelapan
dana Tunjangan Wajib Perumahan prajurit Rp 100 milliar di lingkungan TNI AD |
Samuel
Cristanto, Mayjen SM, Mayor Czi Ngadimin Darmo Sujono, Dedi Garna |
|
|
Korupsi |
|
|
|
Samuel
Cristanto ditahan, Mayor Czi Ngadimin Ngadimin Darmo Sujono ditahan di Puspom
TNI |
|
| 50 |
Jakarta |
Juni |
Seorang
anggota TNI AD melakukan pencurian Sepeda Motor di daerah Cibubur, Ciracas,
Jakarta Timur. |
|
|
|
Pencurian |
Nurwan
(45) |
|
|
Kepolisian
Sektor Ciracas membawa tersangka ke POM TNI |
|
| 51 |
Jakarta |
Juli |
Penyidik
Polri melakukan penahanan terhadap tiga tersangka ilegal loging. |
Purnawirawan
TNI, Mayjen Gusti Syaifuddin dan 2 orang pengusaha. |
|
|
Illegal
loging |
|
|
|
Karena
sampai saat ini kabur maka ia Dicekal untuk keluar negri dan menjadi DPO |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|